Instrumen Evaluasi Maharah Kalam Dalam Pembelajaran Bahasa Arab.

This study examines the development of maharah alkalā m (speaking skills) in Arabic language learning through a systematic approach that encompasses linguistic, paralinguistic, and evaluative components aligned with learners' competencies. As a productive language skill, maharah al-kalā m requires m...

Descripción completa

Detalles Bibliográficos
Publicado en:Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 13; no. 2; pp. 1 - 28
Autores principales: Sudrajat, Azzahra Emira, Fatimah, Salsabila Nova, Ridlo, Ubaid, Raswan
Formato: Artículo
Publicado: IAIN Tulungagung, Arabic Education Department, Faculty of Education & Teachers Training 2025
Materias:
Acceso en línea:Ver este registro en EBSCOhost
Descripción
Sumario:This study examines the development of maharah alkalā m (speaking skills) in Arabic language learning through a systematic approach that encompasses linguistic, paralinguistic, and evaluative components aligned with learners' competencies. As a productive language skill, maharah al-kalā m requires mastery of pronunciation, vocabulary, sentence structure, and contextual understanding. This research employs a descriptive qualitative method based on literature review to explore the concept of speaking skills, stages of their development, and appropriate evaluation instruments, including the Foreign Service Institute (FSI) rating scale. The findings indicate that evaluating speaking skills must be conducted comprehensively through assessment of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Additionally, test item construction should correspond to cognitive levels and test formats, both essay and objective, to accurately measure communicative ability. Speaking instruction and assessment must be designed gradually, from beginner to intermediate levels, using relevant evaluation techniques. Thus, the development of appropriate assessment instruments is essential for improving the effectiveness of Arabic speaking instruction.
Penelitian ini membahas pengembangan maharah alkalām dalam pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan sistematis yang mencakup aspek kebahasaan, paralinguistik, serta penyusunan instrumen evaluasi yang sesuai dengan kompetensi peserta didik. Maharah al-kalām sebagai keterampilan berbahasa produktif menuntut penguasaan pelafalan, kosakata, struktur kalimat, serta kemampuan memahami konteks komunikasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan untuk mengkaji konsep keterampilan berbicara, tahapan pembelajarannya, serta instrumen evaluasi yang digunakan, termasuk skala penilaian Foreign Service Institute (FSI). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi keterampilan berbicara harus dilakukan melalui penilaian yang komprehensif meliputi pengucapan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Selain itu, penyusunan soal dalam evaluasi harus disesuaikan dengan tingkat kognitif dan bentuk tes, baik esai maupun objektif, untuk mengukur kemampuan komunikatif secara akurat. Pembelajaran dan tes maharah al-kalām perlu disusun secara bertahap mulai dari tingkat pemula hingga menengah dengan berbagai teknik penilaian yang relevan. Dengan demikian, pengembangan instrumen evaluasi yang tepat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran berbicara bahasa Arab.